PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA YANG AGAMIS SEBAGAI IKHTIAR MEMBANGUN BANGSA

Oleh : Robbi Budiawan, S.Pd.I
(Wakil Sekretaris PCNU Sumedang)

Manusia sebagai makhluk Allah yang sangat unik yang dikatakan sebagai al-insan karena Linisyanihi, kadang-kadang manusia mempunyai sifat pelupa. Selain itu manusia dikatakan juga Al-Basyar sebab Lidhuhuri basyarotihi manusia tidak berbulu badannya sebagaimana layaknya hewan.

Namun dibalik semua itu, manusia bisa mengubah gurun tandus menjadi kota besar yang ramai. Bisa mengolah besi yang keras menurut seleranya. Bisa memainkan fartikel atom yang paling kecil bahkan bisa satukan uranium dan plutonium menjadi nuklir, pasang radar, siapkan alat peluncur dan tekan tombol pengendali menggelegar hancurkan bumi.

Manusia bisa bersila di atas awan, bisa melamun di dasar laut, bisa bersemedi di dalam bumi bahkan bisa mendekatkan yang jauh menjadi dekat ditelinga, hilanglah wujud datanglah suara dan gambar dilayar kaca. Inilah yang dikatakan teknologi yang di olah oleh manusia-manusia yang mempunyai sumber daya tinggi sehingga bermanfaat bagi kehidupan ini.

Dengan merujuk kepada firman Allah pada QS. Al-Isro ayat 70 yang artinya :

Dan Sesungguhnya Telah kami muliakan anak-anak Adam, kami angkut mereka di daratan dan di lautan, kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang Sempurna atas kebanyakan makhluk yang Telah kami ciptakan.

Maksudnya: Allah memudahkan bagi anak Adam pengangkutan-pengangkutan di daratan dan di lautan untuk memperoleh penghidupan.

Apabila kita analisa secara seksama ada 4 kelebihan manusia dibandingkan dengan makhluk yang lainnya. Yaitu; dimuliakan oleh Allah, diberi rizki yang baik-baik, diangkut baik di daratan maupun di lautan dan dilebihkan dari makhluk lainnya dengan diberi kesempurnaan tidak lain yaitu dengan diberi akal pikiran.

Sebagaimana yang dikatakan oleh Prof. Quraish Shihab ada 4 potensi yang terkandung pada manusia. Yang diantaranya yaitu;
Potensi Jasad (Fisik)

Sebagaimana dalam QS. At-tin ayat 4, yang artinya: Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.

Maksudnya, potensi manusia yang satu ini harus digunakan dengan sebaik-baiknya untuk membuat kemaslahatan baik bagi manusia sendiri maupun lingkungannya.

Potensi Akal.
Dengan akal pikiran manusia banyak berpikir tentang kehidupan dan kemajuan umat, sehingga semakin banyaklah perbendaharaan ilmu yang didapatkan dan semakin hiduplah akal tersebut serta dinaikanlah derajatnya.

Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Potensi Semangat hidup.
Manusia di taqdirkan untuk berusaha, bekerja dan berkarya untuk mencari hidup dan penghidupan untuk meningkatkan tarap hidup dan tumbuh serta berkembangnya kehidupan perekonomian yang pada gilirannya untuk kesejahteraan umat manusia itu sendiri. Karena Allah pun lebih menyukai orang-orang yang bekerja keras bukannya orang yang santai dan berleha-leha, menanti pemberian dari orang lain. Sebagai mana firman Allah dalam QS. At-Taubah ayat 105;

Dan Katakanlah: “Bekerjalah kamu, Maka Allah dan rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang Telah kamu kerjakan.

Potensi qalbiyah
Potensi ini akan melahirkan berbagai aktifitas yang bermanfaat bagi diri dan lingkungannya. Namun sebaliknya ketika jauh dari Allah dan tidak tahu kebenaran ayat-ayat Allah maka akan menimbulkan ke mudhorotan baik bagi dirinya maupun orang lain.

Adapun kesimpulan yang dapat diambil adalah, Manusia mempunyai kwalitas dan fotensi fisik, akal, semangat hidup dan qolbiyah sebagai SDM yang harus diarahkan dan digunakan untuk hal-hal yang fositif demi kesejahteran social. Pembagunan mental spiritual sebagai pelopor-pelopor pembangunan.

Sumberdaya manusia yang baik dan terarah bisa digunkan untuk mengolah sumber daya alam dengan sebaik-baiknya. Semoga Allah senantia memberikan kekuatan, keistiqomahan dan kesadaran untuk memberikan yang terbaik demi terwujudnya kesejahteraan sosial.

Short URL: http://www.pcnusumedang.or.id/?p=1268

Posted by on Jun 4 2018. Filed under Artikel, Headlines, Indeks. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Photo Gallery

120x600 ad code [Inner pages]
Masuk | Distributed by Tutorial Blog